Thursday, 16 September 2010

14 september 2010

Tuesday, 20.29 wib

Jakarta hujan... tol lancar... heading to airport terminal 2e. And there you were, with your family. I looked at your family, i looked at you... and i found that i was the only one who's not your family. i am the outsider... tapi perasaanku langsung merasa nyaman. ok... ini gak bener... perasaan nyaman dan merasa menjadi bagian dari keluarga ini, sungguh mengerikan.. membuatku berharap... membuatku bermimpi... sementara aku sering kali kau jatuhkan. 

23.15 wib

Saatnya kamu masuk... bersiap-siap... sementara aku tak merasakan sedikitpun perasaan sedih saat melihatmu berjalan pergi...  kamu hanya tertawa saat aku mengancammu untuk menepati janji, membawakanku bunga sakura.. (kalau perlu sampai pohon dan akar2nya.. hehehe)

One night with your family... 

Aku sampai di rumahmu.. untuk pertama kalinya... tidur di kamarmu, memakai sarung bali-mu... ngobrol dengan adikmu... dan tertidur memeluk guling-mu. Aku merasa sangat dekat... dan membuatku berpikir "alangkah senangnya menjadi bagian dari keluargamu"

Realita...

Aku benar2 tau dimana posisiku, meski kadang aku bingung dengan kedekatan kita, kedekatanku dengan keluargamu... 




Tuesday, 10 August 2010

Goodbye....


11 Agustus 2010

Awal Puasa,

Puasa hari pertama ini rada-rada terganggu gara-gara magh-ku kambuh. Tapi insyaallah akan bisa melewati hari pertama ini.

By the way, masih ingat temen aku si SW? cowok yang datang dari negeri antah berantah dengan cara yang gak lazim itu, tiba-tiba kembali mengejutkanku, sama seperti awal aku mengenalnya. Yap, sore kemarin, setelah sekian hari kita nggak bbm-an, dia tiba-tiba bbm aku. Dan dari situlah aku tau kalau sekarang dia udah nggak ada di di negara kita tercinta ini. Benar-benar datang tanpa diduga dan pergi pun penuh kejutan. Sedih juga sih, karena dia sudah kuanggap sebagai abangku sendiri... (hubungan pertemananku dan dia memang cukup unik). 

And you know what... i felt so.. sad... yap... aneh sebenarnya... mungkin karena dalam waktu dekat ini banyak banget temen-temen yang pergi ninggalin aku, so itu bikin aku ngerasa kehilangan. Semua orang pergi... yang satunya pergi di awal puasa,yang satunya lagi (teman odp-ku, kabarnya bakal pindah dan bisa berkumpul bareng keluarganya) pertengahan puasa, yang satunya (orang yg membuatku bingung untuk menunggu ataupun tidak menunggu)akan pergi setelah lebaran.

Aku tau setiap orang akan datang dan pergi.. sudah ada yang mengatur... tapi memang nggak mudah untuk menerima kepergian seseorang... but i have to let them go... Goodbye my friend... be save... have a good life. There'll be next time for us... soto ceker.. 21... sudah kuanggap impas... sampai jumpa lagi

Sunday, 1 August 2010

So Yesterday


You can change your life - if you wanna
You can change your clothes - if you wanna
If you change your mind
Well, that's the way it goes

But I'm gonna keep your jeans
And your old black hat - cause I wanna
They look good on me
You're never gonna get them back

At least not today, not today, not today

'cause

If it's over, let it go and
Come tomorrow it will seem
So yesterday, so yesterday
I'm just a bird that's already flown away

Laugh it off let it go and
When you wake up it will seem
So yesterday, so yesterday
Haven't you heard that I'm gonna be okay

You can say you're bored - if you wanna
You can act real tough - if you wanna
You can say you're torn
But I've heard enough

Thank you... you made my mind up for me
When you started to ignore me
Do you see a single tear
It isn't gonna happen here
At least not today, not today, not today
'cause

If you're over me, I'm already over you
If it's all been done, what is left to do
How can you hang up if the line is dead
If you wanna walk, I'm a step ahead
If you're moving on, I'm already gone
If the light is off then it isn't on
At least not today, not today, not today
'cause


Aug 1, 2010 6:37:07 AM

"Pren, sorry banget ya........"

Itulah bunyi penggalan sms kamu yang masih jelas kuingat. Setelah kurang lebih 2,5 tahun... akhirnya jawaban itu kudapatkan. it's over... i have no reason to wait... kamu membuat segala sesuatunya menjadi jelas... (akhirnya dalam ketidak jelasan ini aku mendapatkan kejelasan).

Seharusnya kamu melihat tampangku saat itu, tampang orang bangun tidur yang dipenuhi rasa terkejut luar biasa. Tampang penuh harapan yang seketika itu telah kau hancurkan harapannya. Tampang seseorang yang baru saja dijatuhkan dari langit ke-7... (ok.. lebay dikit...) 

Kini kutahu... aku tak harus menunggu... sampai jumpa kawanku... trimakasih atas waktu dan kenangan indah yang kau jalin selama ini... mulai hari ini aku benar-benar melepaskanmu...  aku sudah merestart memoriku... dan maaf, aku tak bisa mengantar kepergianmu... mulai hari ini kawan, kau takkan lagi melihatku sebagai aku yang dulu. Selamat tinggal kawan...

Sunday, 25 July 2010

Seberapa Pantas?


Seberapa pantaskah kau untuk kutunggu?

Cukup indahkah dirimu untuk slalu kunantikan?

Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku?

Mampukah kita bertahan disaat kita jauh?

Seberapa hebat kau untuk kubanggakan?

Cukup tangguhkah dirimu untuk slalu kuandalkan?

Pagi ini, tiba-tiba telingaku digelitik dengan lirik lagu Sheila On 7, band asal jogja yang sempet jadi band yang kugandrungi jaman2 ABG dulu...

Lirik lagunya menggelitik, dengan musiknya yang easy listening, membuat lagu ini tetap enak dinikmati meski sekarang sudah banyak banget band-band baru dengan wajah yang lebih fresh...

Tapi pagi ini aku nggak bermaksud untuk mengomentari band-band baru yang sedang menjamur... aku justru sedang tergelitik dengan lirik "seberapa pantas" ini. Gimana enggak, rasanya kok agak tertohok ya? hehehe... Aku beneran jadi mikir: seberapa pantaskah kau untuk kutunggu? apa kira-kira yang akan terjadi dalam proses menunggu itu? apa yang akan terjadi pada akhir penantian itu? Aku sendiri nggak berani berandai-andai dan membayangkan. Kita nggak pernah tau apa yang akan 2 tahun kedepan, bahkan 2 jam kedepan? 

Jadi pagi ini timbul satu pertanyaan dalam hatiku: Yakinkah aku untuk menunggu? menunggu sesuatu yang nggak pasti... sesuatu yang tak pernah dijanjikan...bahkan seandainya dijanjikan-pun, masih bisa ada pengingkaran...

Hmm... secara logika, pastinya aku nggak mau nunggu sesuatu yang nggak pasti. Tapi kalau secara hati... jelas-jelas bertentangan dengan logika. 

Jadi, aku harus gimana? sebenernya ada 1 kalimat dalam lirik lagu yang pas banget:

My friends keep telling me

that if you really love him

you've gotta set him free

and if he returns in kind

i'll know he's mine

Yup, beberapa sahabatpun sempat menyindir dengan lirik itu... jadi, pagi ini... aku mengajak hati dan logika-ku untuk saling berkompromi... hati sudah mulai tersadarkan dengan "seberapa pantas", giliran logika-ku yang harus beraksi... 

So, mari...mari logika dan hatiku.... berkompromi-lah... 

Thursday, 22 July 2010

Menuju titik Nol


54 hari lagi....

Detik-detik menuju 54 hari itu nggak terlalu terasa... mungkin karena aku sibuk... sibuk dengan kegiatan-kegiatanku... sibuk membayangkan bahwa 2 tahun itu tidak lama.

Hmmm... bahkan untuk membayangkan sampai bulan september pun aku tak mampu... apalagi membayangkan 2 tahun kedepan... gelap... tidakkk....*hahaha... lebay.com

Tapi sudahlah... sudah ada yang atur... tak perlulah kita khawatir berlebihan... inget kata-kata seorang ulama: Jika Allah sudah mentakdirkan sesuatu, Dia pasti akan menciptakan jalannya. Berusaha menjadi hamba yang baik, aku akan go with the flow aja... apapun yang terjadi nanti adalah hal yang sudah di atur... yang sudah seharusnya.... 

Jadi kisahku dimulai hari ini... aku mungkin takkan menunggu... tapi mungkin juga menunggu... tak tau apa yang akan terjadi besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan, atau 2 tahun ke depan... karena hati manusia bisa dibolak-balik... karena aku bukan pemilik hati ini...